Menonton Oprah Winfrey Show tadi pagi dengan topik mengenai cenayang, ramalan dan komunikasi dengan orang yang
sudah mati bikin saya susah tidur. Kenapa tidak. Tiap mau ‘les…’ tiba-tiba ‘dash!’ muncul pertanyaan baru di
benak saya. Dan itu berlangsung terus sampai saya yang sudah mengantuk ini memutuskan untuk: "Online aja ah!".
Satu jam saya surfing kemana-mana tapi tak menghilangkan kepenasaran saya terhadap isi tayangan tadi. Ya sudah,
akhirnya posting blog saja.
Begitu tahu topiknya tentang dunia metafisik (yang belakangan setelah berlanjut nonton ternyata dunia tersebut
sudah di update menjadi fisik juga oleh para ilmuwan…) saya langsung SMS suami saya, berharap beliau sempet
nonton di kantornya sana. Sebab yang sangat saya tau, dia orang yang skeptis, apapun harus berdasarkan lojik.
Siapa tau nanti jadi bahan obrolan yang asyik sebelum tidur.
Dalam tayangan tadi, memang ada orang-orang tertentu yang mempunyai kelebihan/kepandaian untuk bisa melihat
masa depan. Dan ini adalah dasar yang harus dimiliki seorang paranormal untuk bisa berhubungan dengan orang
yang sudah meninggal. Analoginya sama seperti halnya dokter bedah, dia harus punya dasar dulu sebagai dokter
umum. Syarat lain yang harus dimiliki adalah dia harus punya kepercayaan yang kuat terhadap hal gaib. Jadi
orang pragmatis jangan harap bisa seperti ini deh.
Dijelaskan pula, bahwa mereka yang di alam sana adalah energi. Sama seperti kita yang ada di dunia ini adalah
energi juga. Cuma beda frekuensi. Satu lagi yang membedakan, adalah kita punya tubuh/raga, sedangkan mereka
sudah copot dari raganya (mati) dan sekarang hanya tinggal ruhnya saja. Jadi mereka susah untuk berkomunikasi
dengan kita karena keterbatasan raga tersebut. So, paranormal itu yang bisa menjadi mediatornya. Paranormal
bisa menangkap frekuensi mereka yang ‘rendah’ dengan cara-cara khusus yang akhirnya bisa ‘merasakan’
berkomunikasi dengan mereka.
Dari tayangan tadi, memang ada beberapa bukti kalau orang hidup bisa berkomunikasi dengan orang mati. Misalnya
si paranormal bisa mengetahui hal-hal pribadi/rahasia yang ternyata hanya diketahui oleh penguji dan orang mati
yang dihubungi.
Salah satu manfaat dari bisa berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal ini adalah bisa mengungkap suatu
kejahatan yang sulit terpecahkan. Kalau pelaku atau motif tidak ketemu, tanyai saja si korban pembunuhan,
begitu simpelnya.
Oya, kebetulan suami saya juga nonton acaranya. Jadi pas mau tidur tadi saya bilang kalo salah satu dari kita
meninggal duluan, asyik, kita masih bisa ngobrol… Terus saya bilang, kalo Papa duluan kesana tolong kasih
bocoran disana gimana keadaannya. Jadi biar kita yang di dunia tau banget harus gimana. Soalnya sekarang susah
nentuin mana yang harus diikuti. Banyak ajaran yang mengklaim diri "The Way To Heaven".Yang satu nama aja bisa
beribu-ribu versi. Jadi inget berita yang marak di TV belakangan ini jadinya. Tentang aliran sesat. Itu juga
pasti mengklaim ajarannya benar.
Terus saya juga bertanya, kenapa paranormal tidak mengobrol dengan para nabi? Bertanya tentang ajaran/kisah
Nabi yang sebenarnya itu seperti apa. Jadi biar bisa disampaikan kepada orang-orang jaman sekarang, biar tidak
berantem terus,sama-sama keras kepala saling mempertahankan pendapatnya tentang mempersepsikan agama. Terus
biar kita tahu apa yang harus dilakukan di dunia sebenarnya apa. Ibadah yang seperti apa. Jihad yang kayak apa.
Suami saya cuma bilang ,"Pasrah aja deh…" Hmmm….ya sudahlah. Saya juga pasrah dengan pernyataanmu yang soft
closing, dear. Cape ya… Tinggal saya yang melek terus nih…
Memang sampai saat ini saya masih mencari cara untuk menujuNya. Cara yang saya yakin suatu hari pasti ketemu.
Cara ibadah yang paling nyaman dijalankan, paling indah dinikmati, seberat apapun itu. Saya ingin mengabdi
padaNya dengan sesempurnanya keyakinan saya. Bukan atas adat istiadat/ kebiasaan lingkungan saya ataupun
doktrin-doktrin. Tapi berdasarkan ilmu. Akal yang saya pergunakan. Sebab Allah pun berfirman dalam AlQur’an
bahwa Dia murka terhadap orang yang tidak mempergunakan akalnya. Saat ini, yang baru bisa saya lakukan adalah
berusaha tidak merugikan siapapun. Itu saja dulu.
Eeh, jadi kemana-mana. Tapi, udah ah… A time to sleep!