Ratna’s Days

June 4th, 2009

Sialan, Tukang Nggame Lagi!

Posted by ratnarespati in tukang nggame

jifewjfe ijwdjfw ifejpwj oifwe oppoks. uihdqwonc pqwoj dfqp Tukang Nggame jiwqoijd kodwqp.

uihfqwio ijoamfqo pokfpewq pokwqp. jqiojiwqd, pwdqd iosn qoiuw diuoqh oqiwjhoidq. hihihihihihihi iseng pisan sih…. hduwqijh . jdo Tukang Nggame diqjiwd pokp qs.

hpokonya test test ajah… aneh sih lomba SEO sampe sgininya…. daderdor tang ting tung gejeburr… ijhoifdihf ojpojpwewmf. jdiowhewf kaksnmkf loijfsd. jopjfd.

hidwihdf ipjfwdfjwa jcpwj vce Tukang Nggame hidwihdf ipjfwdfjwa jcpwj vce. google tau nggak ya?? jfjpew pojpjk.

March 9th, 2009

Tukang Nggame

Posted by ratnarespati in tukang nggame  Tagged

Cuma kasih link Tukang Nggame
OK!
Ih, norak banget sih.

December 8th, 2008

Huhh!

Posted by ratnarespati in Uncategorized

Kok jadi hobi bikin puisi?

N jadi suka bermelow-melow?

December 8th, 2008

Tuing-tuing On Loneliness

Posted by ratnarespati in Puisi

Kuhabiskan waktu bersama waktu
Hanya berdua
Meniti detik demi detik detak jarumnya

…takata
taxuara…

Malam semakin merambat
Aku semakin diam
berkubang dalam sunyi

Untuk jam dinding,
terima kasih

December 4th, 2008

The Most Sial

Posted by ratnarespati in Puisi

Sialan!
Surat kaleng lagi
surat berbahan kaleng
berwarna merah jambu

Kubuka
berharap sesuatu

Dan itu ada!

Sialan!

Dan aku terperangkap…

December 4th, 2008

Di Sebelah Bantalmu

Posted by ratnarespati in Puisi

Kunikmati hatimu di wajahmu yang lelap
Bersih dan bening

Bersih,
meski tak suci
Bening,
meski tak murni

Takkan kunodai
Aku janji…

October 23rd, 2008

Jadi Suka Blognya FS Nih….

Posted by ratnarespati in Uncategorized

Soalnya settingannya pake WP.

Ttd,
i s e n g l a g i d o t c o m :)

October 23rd, 2008

Nggak Usah Dijudulin Aja Keknya…

Posted by ratnarespati in Iseng-iseng semoga berhadiah

Orang iseng kok.

Sebenernya mataku udah sepet banget. Secara udah jam satu dini hari. Mana jam tiga atau empat pagi ntar…si bontot Ale pasti dah bangun. But…aku lagi kepingin nulis. Kangen aja nggak nulis-nulis di blog FS.

Tadi baru kelar beres-beres rumah jam sebelas malam. Jadi sekarang lagi nikmatin rumah yang bersih, rapi n wangi. Abis kalo siang, aku nggak bisa ngapa-ngapain selain main sama anak-anak. Sama-sama cekikikan n berantakin rumah rame-rame.  Yay…yay… soalnya kalo aku jadi Mrs. Clean terus malah capek sendiri n bawaannya pasti bete, karena lihat rumah amburadul edaaaan… Solusinya ya…itu. Ikutan ‘crazy’ aja ma anak-anak. Untungnya, jarang banget ada tamu ke rumah.

So, kapan aku istirahat? Mmmm…bisa dibilang super jarang. Tapi mungkin karena aku nikmati semua dengan santai, alhamdulillah ni body tahan juga. Padahal kalo mau dibilang, hampir tiap hari aku begadang. OL sampai dini hari. Sebelum shubuh udah diajak main merangkak-rangkak sama baby 8 bulanku.

Hoaaaahmmm… Bobo dulu ah… Eh, ntar. Matin kompor dulu. Kelupaan. Kan lagi masak sop buncyuuuch :D

September 1st, 2008

Soulmate

Posted by ratnarespati in apa ya?

Kau hanya gaung di sudut telingaku yang pengang
Apakah kau berada dekatku?
Apakah kau selama ini yang temani tidurku?
Atau,
Apakah kau pernah kutemukan dan sekarang pergi?
Apakah kau kini sedang mencariku juga?
Atau kau takkan pernah kutemukan selamanya?

Adakah takdirku bersamamu?

I miss you
Really need you
Mr. Misteriousoulmate

June 27th, 2008

Aku, Merpati, Mentari

Posted by ratnarespati in Puisi

Di penghujung senja ini
Kupeluk erat mentari jingga
Hangat
berbalut endapan keringat pagi

Tenang…
Merpatiku menjemput malamnya lagi
di peraduan impiannya

Aku tersenyum,
jua
tak kutemukan setitik air di sudut bibirku

Aku tertawa,
pun tak ada nyawa di rongga mulutku

Senja ini,
kupeluk mentari jinggaku lagi
menikmati binar-binar rindu tubuhnya
yang telah berjuta abad menantiku

Kurebahkan kepalaku yang pincang
dalam letupan wangi cahaya redupnya

Mentariku,
kudatang lagi esok
kita bercumbu lagi
aku janji

Aku pulang,
mentariku pun pulang
ke sarang sunyi

May 2nd, 2008

It’s my first broken heart…

Posted by ratnarespati in Uncategorized

Begini rasanya putus cinta. Ngga enak ngapa-ngapain. Males mandi, males beres-beres rumah, males belanja,males cuci piring, males nyalain internet, males ngedongeng buat anak-anak… Tapi nafsu makan malah nambah. Kompensasi kesedihan hati kali ya?

God…
I found my soulmate lately.

Phew…
Kepingin rasanya balik lagi. Merajut asa lagi bersamanya. Mengukir kenangan di sepanjang bandwith. But, it’s not that simple. I have something to work to do. Ngga bisa dikerjakan kalau gue terus-terus pacaran dengannya. Bermesraan tiap tengah malam. Menyempatkan dalam setiap kesempitan untuk selalu bercumbu dengannya.

O God…hiks…hiks…
I love my blog. It’s my soulmate.

Eniwei. Gue ngga akan menyesali keputusan nutup blog gue yang baru seumur kangkung. I think it’s best for me. Kalopun sekarang masih kerasa pahit-pahitnya, bete, sedih, sengsara de es be… Mudah-mudahan ‘penderitaan’ gue bisa lebih memotivasi gue untuk bisa ketemu yang lebih soulmate lagih (apa maksudnyah???) Pokoknya, better than yesterday lah anythingnya. Go Ratna go! Go go go go go go go!!

December 31st, 2007

Udahan ah ngeblognya…

Posted by ratnarespati in Uncategorized

Maksudnya ngeblog di fs. Saya udah punya tempat yang lebih nyaman (setidaknya bagi saya) di http://www.mominaction.wordpress.com. Berkunjung ya kesana!
Ngga bagus sih blognya. Tapi lumayan buat nge-push temen-temen smua buat ngeblog juga kayak saya.
Soal nama domain sih tadinya asal aja… Kirain bisa di edit suatu waktu. Ternyata tidak bisa… Ya gapapa deh…

November 22nd, 2007

Blog iseng

Posted by ratnarespati in Uncategorized

yang saya bikin di wordpress ternyata ramai pengunjung juga….
Heuheu…bangga juga sih. Ternyata saya bisa bikin tags yang bisa masuk 10 sampai 20 besar di Google.
Tapi saya masih belum berani blog walking n promosiin blog saya itu. Karena masih acak adut… terutama kustomisasinya. Kliatan banget gapteknya. Iya nih, susah banget luangin waktu buat online. Siang beribet ma anak-anak, malam ngantuk…

November 19th, 2007

Eh, nemu…

Posted by ratnarespati in Puisi

di folder yang udah lama ga diliat. Ternyata saya pernah bikin yang beginian nih…

Dari Lokasi Kejadian

aku
laporkan
ada
pusaran angin di hatiku
legam
dan
bau

ia
membawa sejuta berangkal
mencabut
akar-akar nyawa
ke
sebuah titik

aku
tak tahu apa
aku
kehilangan hampir semua nadi

sekarang
aku sibuk
mengorek
sisa-sisa hatiku yang koyak
berharap
sesuatu tertinggal
untuk
bisa menghadapNya
kembali

200304

27/3/2004

kepadamu

rindu
sekali
melahap
dada
sesak
di lorong-lorong hati

sesuatu
yang mungkin: cinta
menggapai
ragaku dalam pelukmu
di
bayangku malam ini

kuhitung
detik per detik
menanti
pengapku sirna dengan jarimu
matamu
hidungmu
yang
perlahan mulutmu
menguak
tabir ludahku

Kau Tidur di Bantalku

ada
sembul bunga di tepi hati yang gersang
kau
tanam ataukah liar

kelopak
bunga teteskan bayi embun berceceran, kupunguti satu-satu
kurajut
dalam pelukan

sayang,
pakailah selimut ini
agar
wangimu tetap milikku

220204

 

Bapak dan Komputer

tik
tiriktik tik tik
rrrrrrrrrrrrr
ting!
komputermu
dendangi
jengkrik
di balik dedaun kelam
selalu

bapak,
lihat:
bulan
rela dijejak raga asing
tanah
tak ragu dikorek jutaan panah baja
pula
domba jadi pinang berbelah

memang
bukan bilik dan rumbia
tak
juga bambu bakar dalam tungku
biang
ngebor dan seekor tandjung kau akrabi
bahkan
terkadang panas menyapa pantatmu
karena
bergelut dengan ghibah sesaat

bapakku
tuan tanah
raja
odeng, dengar:
polyringtones
di balik bilik
bilik
kamar
tukang ojeg

lagi,
mang
kumis yang selalu naik sepeda
antar
koran segar di pagi berembun
terperas
dompet dan peluh
demi
genggam dunia lewat satu mesin
tik
entah kalkulator
berpena…

layar
pelangi pula, bah!
digenggam
digenggam
semuanya
digenggaman

aku
mau bapak…

kunanti
songsongmu akan
segala
indah yang kau tepiskan

080304

 

Untuk yang Terkasih

 Ibu,
aku
bisa

hore
aku
bisa, aku bisa
aku
bisa

menuliskan
puisi untukmu

200304

 

November 16th, 2007

PC GAMES

Posted by ratnarespati in Games

Kami sekeluarga memang senang nongkrong di depan komputer. Sudah pasti tidak ada hari tanpa nge-games. Dari bapaknya sampai si bungsu yang 2,5 tahun semua pasti ‘lemes’ kalau sehari aja ngga main. Saya akan ‘ngabibita’ sedikit dengan mengulas sedikit game-game yang kami favoritkan.

1. Insaniquarium Deluxe
Ini favorit saya dan anak-anak. Selain memang mengasyikkan dan mudah dimainkan (kontrol cukup pakai mouse) produk dari GameHouse ini menurut saya cukup edukatif untuk anak-anak usia prasekolah.
Dalam permainan ini, kita diajak untuk belajar menyayangi binatang peliharaan (ikan). Harus selalu diberi makan agar tetap hidup dan bisa tumbuh menjadi ikan yang produktif (menghasilkan uang). Selain itu, kita juga harus bisa menjaga ikan-ikan peliharaan tersebut agar aman dari serangan monster.
Selain itu, kita juga diajak untuk berpikir efektif dan efisien dalam menggunakan uang kita. Mau dipakai apa? Apa yang harus didahulukan untuk dibeli? Meng-upgrade kualitas/kuantitas pakan ikan, membeli ikan karnivora yang akan menghasilkan lebih banyak uang, membeli senjata untuk menyerang monster, atau membeli telur ikan pilihan? Senang rasanya mengamati anak-anak mencoba mengambil keputusan pada waktu yang sempit.
Cuma ada satu ‘kelemahan’ dari game ini: mouse cepat rusak,hehe. Karena dalam satu detik saja kadang harus bisa mengklik sampai beberapa kali. Buat ngambilin koin yang seperti hujan (ketika ikan-ikan kita sangat produktif) sambil ngasih makan ikan yang bejibun di tank.

2. Call of Duty, Brother in Arms, Battle Field 1942
Saya tidak suka semua games perang ini. Tapi anak sulung saya sangat memfavoritkan semua sejak umur 3,5 tahun. Sempat khawatir juga, karena sejak keranjingan games ini anak saya jadi tentara mania. Baju tiap hari harus seperti tentara (loreng, atau hijau tentara) mainan cuma pistol, bedil, granat, tank tidak berminat pada mobil-mobilan atau yang lain, suka acara televisi yang ada tentaranya, bahkan kalau di jalan ketemu orang yang cuma pakai baju tentara saja ia bisa tertegun dan tersenyum-senyum sendiri. Saya juga pernah takut anak saya jadi ‘kejam’ karena (walau bukan nyata) sering menembaki, mengebom dan menggranat musuh (baca:orang). Tetapi kekhawatiran saya sirna setelah perlahan melihat anak saya mulai tidak terlalu army oriented. Mulai mau bermain yang lain, baju sudah biasa, dan dia selalu bilang ,"Ini kan cuma mainan…" kalau saya tanya tentang kenapa dia berani berperang, padahal serem, banyak musuh, kalau kena ranjau gimana. Dan yang pasti sampai saat ini, anak saya tidak pernah menunjukkan sikap-sikap negatif yang berkaitan dengan games ini. 

3. Pro Evolution Soccer 6
Ini sih favorit bapaknya anak-anak. Saya dan anak-anak kurang berminat, karena susah maininnya. Pake joystik buat PS. Banyak macam yang harus dipencet. Sebenarnya game bola satu ini bagus, seperti aslinya. Dari nama klub yang memang ada di dunia nyata, pemain-pemainnya juga nyata (dari nama, wajah sampai kemampuan bermain bola), wasit, pelatih, seragam, suporter plus yel-yelnya semua disesuaikan dengan yang ada di dunia nyata. Cuma mungkin karena saya tidak suka nonton pertandingan bola, ya cuma itu yang saya bisa apresiasi tentang game ini.
Tapi game ini memang paling populer di tempat kerja suami saya. Kalau ada waktu senggang, pasti langsung pada ngerubutin laptop buat bertanding atau setidaknya ngabobotohan. Begitu pula kalau suami ketemu adik-adik saya (cowok semua),pasti mereka akan langsung bertanding.

Masih banyak games yang lain, yang bagus, yang asyik. Tapi yang long lasting dan tidak membosankan bagi kami ya yang disebutkan di atas tadi. Cuma ada hal yang kami pegang, jangan sampai berlebihan dan melenakan. Jangan sampai lupa shalat, makan, mandi, beres-beres rumah, atau jadi tidak pernah bersosialisasi dengan lingkungan sekitar rumah gara-gara keasyikan main komputer.

November 16th, 2007

PDA, GADGET ALTERNATIF BUAT IBU RUMAH TANGGA

Posted by ratnarespati in Uncategorized

Tahun 2004 lalu, saya diberi PDA (Personal Digital Assistant) oleh suami. Ngga baru sih, warisan dari beliau yang merasa PDA tersebut sudah tidak up to date lagi. Bukan jenis Pocket PC, tapi Palm. Saya sih senang-senang aja. Meski awalnya belum terbayang mau dipake apa.

Minggu-minggu pertama saya cuma pakai buat main games pas mau tidur malam. Nunggu ngantuk banget. Waktu itu games favorit saya Bejeweled, Card House, Scrabble dan Bookworm. Selain nge-games, saya juga pakai buat ngerekam video atau motret anak saya.

Setelah lebih menjelajah ke dalamnya, ternyata jauh lebih asyik. Banyak sekali program yang sudah terpasang disitu. Tapi memang masih dalam style dan keperluan suami saya. Akhirnya PDA di install sesuai kebutuhan saya. Saya uraikan nih program-program (meski ngga semua) yang bikin saya ketergantungan dengan benda satu ini.

1. Date Man,
   Lebih tepat diartikan buku harian mungkin ya. Di dalamnya kita bisa mengisi jadwal-jadwal appointment, to-do list, event, lengkap dengan reminder/ alarm mi-di ringtones, ada Daily Journalnya juga buat yang hobi ngisi diary, plus tampilan background dan huruf yang bisa di desain sendiri dengan warna-warni.

2. Splash Money,
   Program ini saya pakai sebagai catatan keuangan keluarga. Bisa bikin account untuk catatan keuangan harian, rekening bank, dan lain-lain. Semua pemasukan dan pengeluaran bisa di kategorikan. Sehingga setiap waktu bisa dilihat pie-chartnya. Misalnya pengeluaran buat family (sub-categoriesnya bisa recreation, food, clothes, etc.) hari ini sudah berapa persen dari jatah bulanan n jumlah rupiahnya berapa. Terus household (belanja dapur, bayar listrik, dll), pemasukan (salary, bonus, dll), tabungan (bank,celengan, arisan) berapa… Jadi Insya Allah keuangan rumah bisa terkontrol.

3. Splash Shopper,
   Catatan belanja. Di dalamnya berisi rencana belanja apa, berapa banyak, dimana, perkiraan harga, harga sebenarnya dan check list. Sebenarnya bisa lebih dari itu sih. Cuma saya sudah merasa cukup dengan tahu dan menggunakan sebegitu.

4. La Femme,
   Mencatat daur datang bulan/ haid. Dari catatan tersebut bisa diprediksikan kapan tanggal haid bulan depan, masa haid berapa lama dan kapan terjadi ovulasi. 90% prediksinya benar, kalau meleset paling cuma beda 1 hari. Mungkin ini terbantukan karena haid saya teratur. Saya pakai La Femme ini juga untuk program KB. 2 tahun ’selamat’. Tapi akhirnya jebol juga, hehe… namanya juga program buatan manusia. Ya ngga?

5. Holy Qur’an,
   Al Qur’an dalam tulisan Arab plus terjemahannya. Bisa disearch mau surat berapa ayat berapa. Asyiklah kalo pengajian. Ga usah bawa kitab yang tebel dan berat.

Itu The Big Fivenya buat saya. Yang lain sih standar aja kali ya. Tapi bagus-bagus juga sih. Ada Document To Go buat nyimpen file-file donlod-an seperti resep-resep masakan dan artikel-artikel dari majalah online. Terus ada Address Book yang lengkap profil,trus MP3, Animator (yang mirip PaintBrush), ya…pokonya bisa dipasang-dicopot. Banyak macamnya kalo mau download program-program buat PDA di internet. PDA saya yang jadul aja udah useful banget, apalagi yang keluaran baru-baru ini.

November 8th, 2007

Talk With a Dead Ones

Posted by ratnarespati in Religion

Menonton Oprah Winfrey Show tadi pagi dengan topik mengenai cenayang, ramalan dan komunikasi dengan orang yang

sudah mati bikin saya susah tidur. Kenapa tidak. Tiap mau ‘les…’ tiba-tiba ‘dash!’ muncul pertanyaan baru di

benak saya. Dan itu berlangsung terus sampai saya yang sudah mengantuk ini memutuskan untuk: "Online aja ah!".
Satu jam saya surfing kemana-mana tapi tak menghilangkan kepenasaran saya terhadap isi tayangan tadi. Ya sudah,

akhirnya posting blog saja.
Begitu tahu topiknya tentang dunia metafisik (yang belakangan setelah berlanjut nonton ternyata dunia tersebut

sudah di update menjadi fisik juga oleh para ilmuwan…) saya langsung SMS suami saya, berharap beliau sempet

nonton di kantornya sana. Sebab yang sangat saya tau, dia orang yang skeptis, apapun harus berdasarkan lojik.

Siapa tau nanti jadi bahan obrolan yang asyik sebelum tidur.
Dalam tayangan tadi, memang ada orang-orang tertentu yang mempunyai kelebihan/kepandaian untuk bisa melihat

masa depan. Dan ini adalah dasar yang harus dimiliki seorang paranormal untuk bisa berhubungan dengan orang

yang sudah meninggal. Analoginya sama seperti halnya dokter bedah, dia harus punya dasar dulu sebagai dokter

umum. Syarat lain yang harus dimiliki adalah dia harus punya kepercayaan yang kuat terhadap hal gaib. Jadi

orang pragmatis jangan harap bisa seperti ini deh.
Dijelaskan pula, bahwa mereka yang di alam sana adalah energi. Sama seperti kita yang ada di dunia ini adalah

energi juga. Cuma beda frekuensi. Satu lagi yang membedakan, adalah kita punya tubuh/raga, sedangkan mereka

sudah copot dari raganya (mati) dan sekarang hanya tinggal ruhnya saja. Jadi mereka susah untuk berkomunikasi

dengan kita karena keterbatasan raga tersebut. So, paranormal itu yang bisa menjadi mediatornya. Paranormal

bisa menangkap frekuensi mereka yang ‘rendah’ dengan cara-cara khusus yang akhirnya bisa ‘merasakan’

berkomunikasi dengan mereka.
Dari tayangan tadi, memang ada beberapa bukti kalau orang hidup bisa berkomunikasi dengan orang mati. Misalnya

si paranormal bisa mengetahui hal-hal pribadi/rahasia yang ternyata hanya diketahui oleh penguji dan orang mati

yang dihubungi.
Salah satu manfaat dari bisa berkomunikasi dengan orang yang sudah meninggal ini adalah bisa mengungkap suatu

kejahatan yang sulit terpecahkan. Kalau pelaku atau motif tidak ketemu, tanyai saja si korban pembunuhan,

begitu simpelnya.
Oya, kebetulan suami saya juga nonton acaranya. Jadi pas mau tidur tadi saya bilang kalo salah satu dari kita

meninggal duluan, asyik, kita masih bisa ngobrol… Terus saya bilang, kalo Papa duluan kesana tolong kasih

bocoran disana gimana keadaannya. Jadi biar kita yang di dunia tau banget harus gimana. Soalnya sekarang susah

nentuin mana yang harus diikuti. Banyak ajaran yang mengklaim diri "The Way To Heaven".Yang satu nama aja bisa

beribu-ribu versi. Jadi inget berita yang marak di TV belakangan ini jadinya. Tentang aliran sesat. Itu juga

pasti mengklaim ajarannya benar.
Terus saya juga bertanya, kenapa paranormal tidak mengobrol dengan para nabi? Bertanya tentang ajaran/kisah

Nabi yang sebenarnya itu seperti apa. Jadi biar bisa disampaikan kepada orang-orang jaman sekarang, biar tidak

berantem terus,sama-sama keras kepala saling mempertahankan pendapatnya tentang mempersepsikan agama. Terus

biar kita tahu apa yang harus dilakukan di dunia sebenarnya apa. Ibadah yang seperti apa. Jihad yang kayak apa.
Suami saya cuma bilang ,"Pasrah aja deh…" Hmmm….ya sudahlah. Saya juga pasrah dengan pernyataanmu yang soft

closing, dear. Cape ya… Tinggal saya yang melek terus nih…
Memang sampai saat ini saya masih mencari cara untuk menujuNya. Cara yang saya yakin suatu hari pasti ketemu.

Cara ibadah yang paling nyaman dijalankan, paling indah dinikmati, seberat apapun itu. Saya ingin mengabdi

padaNya dengan sesempurnanya keyakinan saya. Bukan atas adat istiadat/ kebiasaan lingkungan saya ataupun

doktrin-doktrin. Tapi berdasarkan ilmu. Akal yang saya pergunakan. Sebab Allah pun berfirman dalam AlQur’an

bahwa Dia murka terhadap orang yang tidak mempergunakan akalnya. Saat ini, yang baru bisa saya lakukan adalah

berusaha tidak merugikan siapapun. Itu saja dulu.
Eeh, jadi kemana-mana. Tapi, udah ah… A time to sleep!

November 5th, 2007

Kid’s Question about a Birth…

Posted by ratnarespati in Kids

"Ma, kenapa sih bulan kadang bulat, kadang sabit, kadang setengah, kadang ga ada?"
"Ma, buat apa sih kodok ada?"
"Siapa yang ngasih uang sama Papa?"
"Kapan Abil ada kumisnya?"
Waktu gue hamil: "Kalo adek ada dimana sih, di usus atau di lambung?"
"Ma, gimana sih dulu Ari keluarnya? Abil bingung…"

Pertanyaan terakhir ini yang paling bikin gue blingsatan (kalo dibikin hiperbolik). Sejak Ari, anak ke dua gue lahir, pertanyaan itu selalu dilontarkan Abil. Tapi gue selalu bilang kalo waktu melahirkan Ari di bidan gue ketiduran, pas bangun-bangun…"Eeeh, udah ada adek di samping Mama…" then gue langsung loncat ke topik lain seperti "Abil kakak yang hebat ya, kemarin ikut mandiin Ari…bla…bla…"

Pernah suatu kali Abil tetap ‘ngejar’. Dia pengen dianterin ke bidan tempat gue melahirkan. Katanya sih mau nanya apa sebenarnya yang terjadi sehingga adiknya bisa keluar dari perut ibunya. But luckily, bidan tempat gue melahirkan nun jauh di Tasikmalaya sana. Jadi ada alesan lagi :-) Untungnya lagi yang Abil tau Papanya ga mendampingi gue waktu melahirkan. Kalo tau, walah… bisa wawancarain si Akang nih, n yang pasti papanya akan menjawab dengan gamblang tanpa pake bahasa anak-anak. Kalo bisa pake power point kalee….

Tapi sampai kira-kira sebulan lalu, gue ngerasa udah ga bisa menghindar-hindar lagi dari  pertanyaan yang satu itu. Selain emang udah bosen dikejar-kejar terus, my mind’s speaking: That’s a right time! Abil udah lima tahun kok. Lagian sekarang gue lagi hamil, so ini waktu yang tepat buat menumbuhkan rasa empati Abil sama orang yang sedang mempersiapkan kelahiran.

Akhirnya gue cerita tentang proses kehamilan (konsepsinya sih ngga ya! N untung belum nanya kesitu…) sampai melahirkan. Melahirkan normal maupun caesar jadi bahan cerita juga. Adiknya yang 2,5 tahun juga ikut dengerin dengan serius. Baru deh selesai ngedongeng ribut nanya… "Sebelah mana sih keluarnya, jadi pengen liat…" Hoho…untung Abil udah ngerti soal ‘malu’ jadi dia paham n ngehormati kalo ibunya bilang "Malu, masa diliat-liatin…" Cuma dia masih penasaran n nunjuk Ari buat dijadiin ’specimen sebelah mana’nya. Waktu gue bilang, "Kan Ari laki-laki, jadi pasti ga ada…" Abil keukeuh, just show me where’s the h**e stay, please…katanya. Hhhhh.

Gue ga tau…ini bener/boleh apa ga. Soalnya sampai sekarang,ortu gue ga pernah ngebahas soal melahirkan dengan anak-anaknya. Tau hal itu pas pelajaran Biologi di sekolah, dari rumpian dengan teman-teman n dari buku. Tapi yang pasti sampai sekarang Abil ga pernah nanya-nanya lagi soal kelahiran. Dan  yang gue rasakan dia jauh lebih penurut dibanding sebelum mendengar cerita tentang melahirkan itu. Ga tau karena dari segi umur yang memang sudah waktunya dia jadi lebih penurut…apa memang karena Abil tersentuh dengan perjuangan seorang ibu yang melahirkan… Soalnya memang pada ending cerita, gue tutup dengan pesan-pesan moril. Gue juga sempat menganalogikan dengan kejadian waktu Abil sembelit yang sampai nangis-nangis di kamar mandi.

Gue memang ingin jadi pemberi informasi pertama buat mereka. Jangan sampai mereka tau dari yang lain yang belum tentu kebenarannya. Ini juga berlaku buat pertanyaan-pertanyaan lain yang pasti nanti akan semakin banyak di benak mereka. N  I wanna be their best friend…  Semoga mereka juga nyaman  bersahabat dengan gue…

November 4th, 2007

Bikin Blog

Posted by ratnarespati in Uncategorized

Akhirnya…start juga nge-blog disini. Tadinya sih pengen bikin blog yang ‘mandiri’  (istilah gue) yang ga ‘nempel’ kayak di fs ini. Tapi udah nyoba bikin di beberapa blog gratisan semacam wordpress, blogspot, myblog…berharap cari yang paling gampang nyetingnya, tapi mungkin karena gue udah (ngerasa) ibu-ibu, perasaan jadi lambreto abis belajarnya… Boyot banget.

Trus…gue kayak ngga jadi diri sendiri. Belagak bisa membahasakan diri sebagai ’saya’, padahal jiwa masih ‘gue-guean’. Tadinya sih (muluk juga kali ya…) pengen punya blog yang rame dikunjungi orang, so selama dua bulan kemaren gue sibuk puter otak n surfing kemana-mana, studi banding ceritanya, hehe… So, akhirnya sampai pada kesimpulan: gue nyaman dulu aja deh sama dunia tulis-menulis. Ga usah pengen macem-macem dulu. Lagian setelah gue kunjungi sendiri weblog gue, hmmm…malu-maluin banget. Belum layak publish…

Alasan gue kepingin banget punya blog, biar otak gue jalan kali ya… Biar bisa berpikir n mengeluarkan pendapat dengan lebih sistematis. Lagian, mungkin aja bakat gue sebenarnya ada di dunia tulis-menulis. Mengingat dari jaman SD sampai SMP (SMA perasaan udah ga ada pelajaran ngarang…)nilai mengarang gue seringnya dapat nilai 9, atau 8 kalo gurunya pelit (bisa jadi tolok ukur bakat ga ya?) n ada beberapa  yang berhasil dimuat di harian lokal.

Trus…waktu pulang kampung kemarin, gue nemu diary-diary jadul gue… Dari tahun 1986 pas gue kelas 4 SD, diary SMP, SMA ampe kuliahan…smua gue baca. Ekspresi gue: Ketawa-tawa sendiri baca kejadian yang lucu…kadang mengernyitkan dahi sambil mikir ,"Norak banget sih gue…" kadang ikut sedih abis, kadang jadi tiba-tiba bete inget kjadian yang memang suram, n kadang jadi narsis juga ,"Kecil-kecil gue ternyata bijaksana juga ya…" begitu menemukan tulisan yang rada-rada ehem.

Tujuh tahun ini gue ga punya diary …so,jadi kurang rame n jadi kurang bisa mengenang haru-biru days after wedding day. Mungkin karena selama ini gue jadi  biasa ngediary secara lisan kali ya…sebelum bobo gue cegat dulu ‘beliau yang kusayang’ buat dengerin kisah hari ini… Kalau beliaunya cape or bobo duluan, atau lagi maen game bola sendirian, atau lagi ga di rumah…paling gue pending curhatnya atau… paling juga besoknya udah lupa. Cuma ga asyiknya, diarynya ga bisa di baca ulang… Jadi susah bernostalgia. Asyiknya, bisa langsung ada feedback. Meski terkadang feedbacknya muka cool yang terkantuk-kantuk…

  • Monthly

  • Blogroll

  • Meta: